Rabu, 01 Agustus 2012

Kamu



Kamu, mengenal kamu itu ternyata lebih indah daripada mengenal seorang artis yang ganteng tapi sombong. Kamu, awalnya aku mengira kamu itu orang yang tidak baik untukku, tapi ternyata kamu lebih dari segalanya untukku. Kamu, baik dimulut, perbuatan dan hati. Aku sangat bangga bisa kenal denganmu.
Dulu, aku banyak mengenal laki-laki yang lebih se umuran denganku. Tapi, entah kenapa mereka semua berbeda denganmu. Dulu, aku kira laki-laki seumuranku bisa lebih mengerti keadaanku. Bisa terima aku apa adanya. Tapi kenyataannya itu semua ada di kamu.
Kamu banyak merubah hidupku. Mengajarkanku untuk bersabar. Mengajarkanku menghargai orang lain. Mengajarkanku tentang Agama. Mengajarkanku semua yang kamu bisa untuk diajarkan padaku. Kesabaranmu akan ke-LABILan ku. Kesabaranmu akan ke-EGOISANku dan kesabaranmu karna selalu aku bawelin.
Itu semua sangat indah. Pertemuan ini membuat aku bangga akan kehidupan. But, at meeting there must be separation. Aku takut kita akan berpisah selamanya. Sedangkan, aku mulai nyaman karna adanya kamu di sampingku. Tak peduli apa yang orang bilang tentang latar belakangmu. Aku tak peduli, apa kamu terlahir dari orang kaya atau miskin. Yang aku butuh hanya HATImu yang SUCI seperti bayi yang terlahir tanpa dosa.
Tuhan, jangan engkau buat kami berpisah. Dia memang bukan yang pertama untukku. Tapi, aku ingin dia menjadi yang terakhir untukku.