Kamu, mengenal kamu itu ternyata lebih indah daripada
mengenal seorang artis yang ganteng tapi sombong. Kamu, awalnya aku mengira
kamu itu orang yang tidak baik untukku, tapi ternyata kamu lebih dari segalanya
untukku. Kamu, baik dimulut, perbuatan dan hati. Aku sangat bangga bisa kenal
denganmu.
Dulu, aku banyak mengenal laki-laki yang lebih se umuran
denganku. Tapi, entah kenapa mereka semua berbeda denganmu. Dulu, aku kira
laki-laki seumuranku bisa lebih mengerti keadaanku. Bisa terima aku apa adanya.
Tapi kenyataannya itu semua ada di kamu.
Kamu banyak merubah hidupku. Mengajarkanku untuk bersabar. Mengajarkanku
menghargai orang lain. Mengajarkanku tentang Agama. Mengajarkanku semua yang
kamu bisa untuk diajarkan padaku. Kesabaranmu akan ke-LABILan ku. Kesabaranmu akan
ke-EGOISANku dan kesabaranmu karna selalu aku bawelin.
Itu semua sangat indah. Pertemuan ini membuat aku bangga
akan kehidupan. But, at meeting there must be separation. Aku takut kita akan
berpisah selamanya. Sedangkan, aku mulai nyaman karna adanya kamu di sampingku.
Tak peduli apa yang orang bilang tentang latar belakangmu. Aku tak peduli, apa
kamu terlahir dari orang kaya atau miskin. Yang aku butuh hanya HATImu yang
SUCI seperti bayi yang terlahir tanpa dosa.
Tuhan, jangan engkau buat kami berpisah. Dia memang bukan
yang pertama untukku. Tapi, aku ingin dia menjadi yang terakhir untukku.
.jpg)