Rabu, 23 Mei 2012

Rasa itu datang kembali




Aku tak tahu, mengapa rasa itu kembali datang. Rasa suka, rasa sayang itu kini hadir kembali untuk dirinya. Setelah sekian lamanya rasa itu telah hilang, dan pada saat itu aku bahagia karna bisa menghilangkan rasa itu. Tapi, ternyata rasa itu tidak hilang untuk selamanya, tapi hanya untuk sementara dan sampai akhirnya rasa ini kembali datang padaku untuk dirinya.
Entah kenapa, setiap aku melihat dia aku selalu SALTING tapi, sepertinya dia tidak akan punya rasa yang sama seperti apa yang aku rasakan saat ini. Karna, aku tahu di hatinya masih ada seorang wanita yang lebih catik, pintar dan sempurna. Memang, aku tidak seperti dia tapi aku punya hati yang bisa menyayangi mu apa adanya. Karna munculnya rasa ini, aku tiba-tiba merasa seperti anak LABIL yang baru mengetahui CINTA.
Aku kini bingung di antara 2 pilihan antara dia atau dirinya. Ya tuhan, rasanya aku ingin tidak mencintai siapapun tapi, cinta ini datang.
Aku akan memilih siapa yang akan aku pilih untuk hati ini L

Jumat, 11 Mei 2012

ayah kembalikan tangan Dita




Sepasang suami isteri – seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.
Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan , tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya… karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.
Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja karena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah.
Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, “Kerjaan siapa ini !!!” …. Pembantu rumah yang tersentak engan jeritan itu berlari keluar. Dia juga beristighfar. Mukanya merah padam ketakutan lebih-lebih melihat wajah bengis tuannya. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan ‘ Saya tidak tahu..tuan.” “Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?” hardik si isteri lagi.
Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata “Dita yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik …kan!” katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa.. Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali-kali ke telapak tangan anaknya . Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya.
Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan. Pembantu rumah terbengong, tidak tahu harus berbuat apa… Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya. Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar.
Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka-luka dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka-lukanya itu terkena air. Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu. Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah. Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. “Oleskan obat saja!” jawab bapak si anak.
Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya. Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya kepada pembantu rumah. “Dita demam, Bu”…jawab pembantunya ringkas. “Kasih minum panadol aja ,” jawab si ibu. Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya.
Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu panas. “Sore nanti kita bawa ke klinik.. Pukul 5.00 sudah siap” kata majikannya itu. Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena keadaannya susah serius. Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu. “Tidak ada pilihan..” kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akut…”Ini sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua tangannya harus dipotong dari siku ke bawah” kata dokter itu. Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yg dapat dikatakan lagi.
Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan. Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata. “Ayah.. ibu… Dita tidak akan melakukannya lagi…. Dita tak mau lagi ayah pukul. Dita tak mau jahat lagi… Dita sayang ayah..sayang ibu.”, katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya. “Dita juga sayang Mbok Narti..” katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris.
“Ayah.. kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil.. Dita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti ?… Bagaimana Dita mau bermain nanti ?… Dita janji tidak akan mencoret-coret mobil lagi, ” katanya berulang-ulang. Serasa hancur hati si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung-raung dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya. Nasi sudah jadi bubur. Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maaf…Tahun demi tahun kedua orang tua tersebut menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang Ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yg tak bertepi…, Namun…., si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tersebut tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya..
“Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya …”

Rabu, 09 Mei 2012

Aku Sayang Mama


Kisah ini gue ambil dari apa yang gue liat divideo yang kemarin gue posting. Kisah yang tak lazim ini tejadi di sebuah negara yang sangat dekat dengan indonesia. Langsung aja ceritanya ya J.

Aku anak berumur 1 ½ tahun. Harusnya aku bisa merasakan hari ulang tahunku bersama mama dan papa, seperti anak-anak yang lain. Tapi, kejadian ini membuat aku menangis, mengeluarkan air mata, serta menahan rasa sakit. Hari itu aku di siksa oleh mamaku. Mungkin, karna aku yang nakal, atau karna mama ingin membunuhku ? aku tak tahu kenapa mama bisa tega memukuli aku hingga aku lemas.

Mama, aku ingin mama peluk, bukan mama pukul. Mama, aku ingin mama membelai wajahku, bukan mama tampar wajahku hingga memerah. Mama, aku ingin badanku mama gendong, bukan mama cubiti hingga membiru. Mama maafkan aku jika aku punya salah. Tapi rasa sakit ini aku tidak bisa menahannya. Bahkan, dua orang kakak yang melihatku di pukul mama pun, mereka tidak akan sanggup menahan rasa sakit yang aku rasakan.

Mama, kenapa mama tidak membunuh aku saja. Jika, hidupku hanya menyusahkan mama, aku rela mati di tangan mama. Tadinya aku berfikir, kalau nanti aku sudah besar, aku ingin membahagiakan mama. Tapi, semua itu tidak akan pernah terjadi. Sepertinya mama tidak menginginkan kehadiranku di dunia ini. Tapi ingat ma, mama akan selalu aku CINTA.

Dan,

Tante yang merekam kejadian itu. Kenapa tante tidak menghentikan mama ? kenapa tante membiarkan mama memukulku ? tante tahukan kalau pukulan itu sangat menyakitkan bagiku. Bahkan, jika tante yang merasakannya tante pun akan menangis seperti aku.

Tapi,

Aku berterimakasih terhadap mama, sudah mengandungku selama 9 bulan. Dan, menjagaku. Walaupun akhirnya aku merasakan rasa sakit pada hari itu.

Doaku untuk tuhan,

ya tuhan, ini memang menyakitkan. Dan, aku tahu perbuatan ini sungguh KEJI. Tapi aku meminta padamu, untuk ampunkan semua kesalahan mama. Dan, biarkan hanya AKU yang merasakan rasa sakitnya. Jangan, yang lain. Cukup aku dan hanya aku.
Tuhan, jika aku boleh meminta. Jangan hukum mama yang berat. Karna aku tidak mau melihat mama menangis seperti aku menangis pada hari itu.
Karena,
Aku sayang mama”

Mama,
Aku Sayang Mama

Manusia tidak punya hati




          Kali ini gue mau ngasih tau tentang seorang ibu yang tega menganiaya anaknya hingga lemas. Video ini gue sebar bukan karna gue sok jadi pahlawan. Tapi, video ini wajib di laporkan. Ya gue berharap si ibu di tangkep abis itu di hukum mati. Mungkin kalian kalo udah ngeliat videonya, kalian bakal  ngerasain hal yang sama kaya yang gue rasain. Dan mungkin sebagian dari kaian akan nangis lihat video ini.
        Kalo kalian udah liat, apa yang ada di pikiran kalian saat ini. Dan pasti kalian bertanya-tanya “Apakah wanita itu benar ibunya ? atau bukan ?”
gue duganya sih ini terjadi di Malaysia. Tapi, gak tau juga deh J



Ceritanya akan gue posting nanti J


Minggu, 06 Mei 2012

Benci gue sama lo ! ╰(◣﹏◢)╯



Gue punya temen, itu sumpah ya, dia tuh ribet banget jadi manusia. Gue rasa dia tuh manusia ter-ribet yang pernah ada. Anaknya juga mau menang sendiri. Gak mau di kalahin. Jadi cewek sok banget perfect. Dia ngata-ngatain gue orang  yang gak tau diri. Idih, MIROR please !. udah kalo lagi jam pelajaran dia suka nyontek sama gue. Tapi giliran gue yang nyontek, gak pernah di kasih tau.
 
waktu itu, dia lagi ada masalah sama cowoknya. Minta sarannya ke siapa? Ke gue. Tapi setelah dia balikan. Gak ada rasa terima kasihnya sama gue. Ya, gue bukannya gak ikhlas nolongin dia. Tapi, maksud gue tau diri kek, terimakasih kek, atau apalah yang bikin gue gak kapok buat nolongin dia.
Waktu gue lagi ada masalah. Mana pernah dia nolongin gue. Yang ada dia Cuma bikin gue tambah pusing. Bukannya kasih saran kek atau appalah gitu. Ini malah ngetawain gue. Itu yang namanya temen ?
Dia tuh Cuma pengen di bantu tapidia sendiri gak mauu bantu temennya. Bukan Cuma itu. Dia juga suka ngerebut cowok orang. Ya, dia semacam kaya PHO lah (Perusak Hubungan Orang). Bayangin aja, dia berani main mata sama cowok sahabatnya sendiri. Sedangkan si sahabatnya itu gak tau sama sekali.
Eh, giliran sahabatnya itu udah putus sama tuh cowok.. dia udah gak suka lagi sama tuh cowok. Idih, cewek macem apaan tau tuh anak. Belom lama kemaren gebetna gue di deketin ama dia. Sumpah tuh cewek gak tau malu banget.
Eh, sekarang dia lagi ngedeketin cowok sahabat nya yang ke dua. Yang gue bingung dari tuh cewek, gak puas apa dia udah punya pacar 2 masih kurang juga apa ?. dasar PLAY GIRL

Jumat, 04 Mei 2012

Galau (╯︵╰,)


 
Aku gak tau hubungan kamu sama aku itu apa ?
Ya aku ngerasa kita deket banget. Tapi, aku gak tau perasaan kamu ke aku tuh gimana. Aku gak ngerti sama semua hubungan kita. Kamu anggap aku tuh apa ? kamu anggap aku teman, musuh, adik, simpanan, pacar atau apa ?
Kalo emang kamu sayang sama aku ya bilang sayang dong. Jangan buat aku menuggu hal yang gak penting. Memang kamu bukanlah yang pertama. But, I hope you be the last. Butuh waktu berbulan-bulan bahkan bertahun2 buat bisa ngelupain kamu. Dan itu semua gak mudah. Bagi aku kamu tuh segalanya.
Aku terima kamu apa adanya. Bukan ada apanya. Kamu memang bukan manusia sempurna. Tapi, aku yakin CINTA aku bisa membuat mu sempurna. Karna aku mencintaimu dari semua kekurangan mu. Bukan dari semua kelebihanmu.

Semua hal tentang Cinta








Kali ini gue mau bahas masalah CINTA yang lagi mengguncang jiwa REMAJA. Gue denger nih dari temen gue, banyak yang bilang “cinta itu tidak harus memiliki” halah.. kata gue iu semua BULSHIT. Lo bayangin adanya CINTA tanpa harus memiliki. Lo ma berbagi rasa sama siapa ? sama kambing ? gak kan. Ada lagi yang bilang “cinta itu tidak membutuhkan uang”  ini kata-kata yang paling gue benci. Kalo cinta gak butuh duit, kalo lo jalan sama pacar lo, terus kalian mau makan uangnya mana ? terus andai kata cowok/cewek lo bawa uang Cuma pas-pasan buat makan di warteg, emang lo mau pacaran makan di warteg ? gak kan !
Nah, gue liat nih temen-temen gue banyak banget yang sibuk mau ngasih kado apa buat anniv. Ini adalah saat yang gue benci. Yaelah baru pacaran berapa bulan aja udah mikirin anniv. Perasaan orang yang udah pacarn 5 tahun biasa aja tuh, gak pake acara anniv. Ada satu temen sekelas gue nih, kebetulan dia cewek, dia tuh setia kalo mau anniv dia yang ribet nyari kado buat cowoknya. Sedangkan cowoknya gak pernah ngasih kado apa-apa sama dia. Yang gue bingung itu, kalo pas mau anniv dia minta tolong ama gue and temen2 buat ngasih saran kado anniv yang bagus. Perasaan yang anniv dia kita juga yang repot.
Kadang juga, gue nemuin pasangan yang baru 5 menit jadian udah manggil AYAH/BUNDA yang gue heran, mereka berdua itu kebelet nikah apa gimana sih?? NORAK banget sih. Baru 5 menit jadian udah gitu. Gimana ntar kalo mereka udah jadian 1 tahun ya ? udah punya anak kali ya ?
Kadang gue suka heran deh sama cara berpacaran jaman sekarang. Gue liat temen2 gue pada ngingetin semua tanggal yang GAK PENTING. Kaya misalnya tanggal pertama kali jadian, pertama kali nonton, pertama kali makan bareng atau apalah itu semua. Emang penting ya ngingetin tanggal ?
Pokoknya apa yang gue liat cinta jaman sekarang itu udah bener-bener gak biasa. cowok/cewek jaman sekarang tuh sama. Di hasut sedikit ama setan aja langsung deh. Pokoknya kalo ngebahas masalah CINTA jaman sekarang itu beda banget sama jamannya gue masih SD.