Rabu, 09 Mei 2012

Aku Sayang Mama


Kisah ini gue ambil dari apa yang gue liat divideo yang kemarin gue posting. Kisah yang tak lazim ini tejadi di sebuah negara yang sangat dekat dengan indonesia. Langsung aja ceritanya ya J.

Aku anak berumur 1 ½ tahun. Harusnya aku bisa merasakan hari ulang tahunku bersama mama dan papa, seperti anak-anak yang lain. Tapi, kejadian ini membuat aku menangis, mengeluarkan air mata, serta menahan rasa sakit. Hari itu aku di siksa oleh mamaku. Mungkin, karna aku yang nakal, atau karna mama ingin membunuhku ? aku tak tahu kenapa mama bisa tega memukuli aku hingga aku lemas.

Mama, aku ingin mama peluk, bukan mama pukul. Mama, aku ingin mama membelai wajahku, bukan mama tampar wajahku hingga memerah. Mama, aku ingin badanku mama gendong, bukan mama cubiti hingga membiru. Mama maafkan aku jika aku punya salah. Tapi rasa sakit ini aku tidak bisa menahannya. Bahkan, dua orang kakak yang melihatku di pukul mama pun, mereka tidak akan sanggup menahan rasa sakit yang aku rasakan.

Mama, kenapa mama tidak membunuh aku saja. Jika, hidupku hanya menyusahkan mama, aku rela mati di tangan mama. Tadinya aku berfikir, kalau nanti aku sudah besar, aku ingin membahagiakan mama. Tapi, semua itu tidak akan pernah terjadi. Sepertinya mama tidak menginginkan kehadiranku di dunia ini. Tapi ingat ma, mama akan selalu aku CINTA.

Dan,

Tante yang merekam kejadian itu. Kenapa tante tidak menghentikan mama ? kenapa tante membiarkan mama memukulku ? tante tahukan kalau pukulan itu sangat menyakitkan bagiku. Bahkan, jika tante yang merasakannya tante pun akan menangis seperti aku.

Tapi,

Aku berterimakasih terhadap mama, sudah mengandungku selama 9 bulan. Dan, menjagaku. Walaupun akhirnya aku merasakan rasa sakit pada hari itu.

Doaku untuk tuhan,

ya tuhan, ini memang menyakitkan. Dan, aku tahu perbuatan ini sungguh KEJI. Tapi aku meminta padamu, untuk ampunkan semua kesalahan mama. Dan, biarkan hanya AKU yang merasakan rasa sakitnya. Jangan, yang lain. Cukup aku dan hanya aku.
Tuhan, jika aku boleh meminta. Jangan hukum mama yang berat. Karna aku tidak mau melihat mama menangis seperti aku menangis pada hari itu.
Karena,
Aku sayang mama”

Mama,
Aku Sayang Mama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar