Penyakit yang seharusnya bukan
untuk anak seumuranku. Aku hanyalah remaja yang masih ingin menghabiskan
hidupku dengan bermain. Bukan harus pusing karna memikirkan penyakit ini. Hanya
ada satu pertanyaan dikepalaku. “pantaskah anak seusiaku/seumuranku terkena
penyakit yang seharusnya dirasakan oleh orang dewasa?”. Aku tahu penyakit tidak
memandang umur. Tapi kenapa harus aku? Dan kenapa harus sekarang. Kenapa harus
sekarang disaat aku sedang ingin bermain. Disaat aku sedang ingin bercanda.
Disaat aku sedang giat belajar untuk menggapai cita-cita. Penyakit itu sungguh
membuatku pasrah. Aku tidak tau lagi harus bagaimana. Setelah dokter menyatakan
penyakit ini. Aku langsung tidak mau melanjutkan cita-citaku. Hidupku seakan
sudah mati. Saat ini aku sedang menunggu malaikat menjemput nyawaku.
Untuk para sahabatku serta
orang-orang yang aku sayang, jika suatu hari akupergi meninggalkan kalian.
Aku berharap jaga diri kalian dengan
baik. Aku mohon jangan iringi kepergianku dengan tangisan. Tapi, iringi
kepergianku dengan doa-doa. Agar aku bisa tenang. Aku titip kalian kepada tuhan :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar